Contact us +62 (21) 8242 5411, WA +62 812 366 551 16

PGE Eksplorasi 3 Sumur

JAKARTA–PT Pertamina Geothermal Energy, anak perusahaan PT Pertamina (Persero), Akan berinvestasi US$398,9 juta untuk pengembangan panas bumi pada tahun ini.

Anak usaha Pertamina yang bergerak di bidang panas bumi itu juga menargetkan dua pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) akan beroperasi pada tahun ini.

Manager Goverment & Public Relation Pertamina Geothermal Energy (PGE) Sentot mengatakan, rencana investasi tersebut akan digunakan untuk eksplorasi serta pengembangan sumur.

Perusahaan akan mengeksplorasi tiga sumur panas bumi dan melakukan kerja ulang reparasi terhadap lima sumur.

Sentot menyebut, untuk tambahan kapasitas panas bumi tahun ini ditargetkan 85 megawatt (MW). Tambahan tersebut berasal dari PLTP Ulubelu unit 4 dengan kapasitas 55 MW, dan PLTP Karaha Bodas unit 1 dengan kapasitas 30 MW.

“Untuk 2017 ini rencananya yang akan beroperasi secara komersial adalah PLTP Ulubelu Unit 4 [target beroperasi Juni 2017] dan PLTP Karah [target operasi juni 2017],” katanya, Kamis (9/3).

Saat ini, PGE telah mengoperasikan beberapa unit PLTP dengan total kapasitas terpasang 532 MW. Proyek tersebut adalah PLTP Kamojang dengan kapasitas 235 MW, PLTP Ulubelu unit 1,2 dan 3 dengan kapasitas 165 MW, PLTP Lahendong dengan kapasitas 120 MW, dan PLTP sibayak dengan kapasitas 12 MW.

Kapasitas terpasang PLTP milik PGE tersebut berkontribusi sebanyak 34.6% dari total kapasitas terpasang pembangkit geotermal di Tanah Air 1.533,5 MW.

Sementara itu, proyek-proyek yang sedang dikembangkan lainnya meliputi PLTP Lumut Balai 1 dan 2 (2×55 MW) di Sumatra Selatan. PLTP Lumut balai unit 2 ditargetkan beroperasi pada 2019, PLTP Sungai Penuh 1 (55 MW) di Jambi ditargetkan beroperasi pada 2020. Selain itu, PLTP Hululais 1 dan 2 (2×55 MW) di Bengkulu unit I ditargetkan beroperasi pada 2019, sedangkan unit 2 pada 2021.

Selain itu, PGE juga tengah mengembangkan pembangkit skala kecil Lahendong (2×5 MW) di Sulawesi Utara dan PLTP Sibayak (5 MW) di Sumatra Utara.

Pertamina melalui PGE siap mengucurkan dana mencapai US$15,97 miliar untuk pengembangan panas bumi hingga 2030.

PGE menargetkan dapat meningkatkan kapasitas panas bumi hingga 2.742 MW.

Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan, dana tersebut akan dipakai untuk menggarap 25 wilayah kerja panas yang dipegang pertamina. (Annisa L .Ciptaningtyas)

 

Sumber : Bisnis Indonesia (10/03/2017)

PGE Eksplorasi 3 Sumur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *