Contact us +62 (21) 8242 5411, WA +62 812 366 551 16

Geo-Services

Geophysical Services – Kami menawarkan jasa survei geofisika. Adapun bidang jasa survei yang kami tangani diantaranya eksplorasi mineral, minyak bumi, dan gas bumi, survei geoteknik meliputi pemetaan utilitas, analisis dan deteksi rongga, serta hal lainnya yang bersangkutan dengan perencanaan dan simulasi konstruksi, survei lingkungan yang terkait dengan kebencanaan seperti longsor, gunung api, dan gempa bumi, pemetaan polutan, dan pemetaan air tanah, survei arkeologi, survei benda benda militer dan forensik yang terkubur bawah permukaan, dan hal lainnya yang dapat didiskusikan mengenai penggambaran bawah permukaan. Selain itu kami juga melayani monitoring untuk gunung api, area galian, terowongan, DAM, pergeseran jembatan, rel kereta api dan lainnya yang dapat didiskusikan terkait monitoring geofisika dengan pihak PT. ARTHA-BUMI HARAPAN (ABH).

 

SURVEI MAGNETIK

Metode magnetik merupakan salah satu metode geofisika yang mengukur variasi medan magnet bumi. Medan magnet bumi yang terukur berupa medan magnet total yang dimiliki oleh bumi itu sendiri, medan magnet eksternal, dan medan magnet dari benda anomali yang terkubur di bawah permukaan. Survei menggunakan metode magnetik akan mengukur kekuatan medan magnetik di setiap jarak antar lintasan yang sudah disesuaikan dengan desain survei. Hasil survei magnetik akan mem-plot setiap titik pengukuran sehingga setiap titik pengukuran dapat di gridding dan dibentuk dalam peta kontur medan magnet. Setelah survei selesai data akan ditransfer dan nantinya akan disimpan atau diproses lebih lanjut sesuai dengan permintaan.

Anomali yang terukur dalam survei magnetik dapat berupa kondisi geologi, keberadaan struktur geologi, kenampakan dyke, batholith, dan benda-benda magnetik yang terkubur lainnya. Anomali yang digambarkan nantinya akan menyesuaikan bentuk dan ukurannya. Adapun alat survei yang digunakan oleh perusahaan PT. ARTHA-BUMI HARAPAN (ABH) dalam survei magnetik adalah GEM System Magnetometer tipe GSM 19-T.

 

SURVEI GEOLISTRIK

Metode geolistrik merupakan metode geofisika yang mengukur sifat-sifat kelistrikan batuan. Sifat-sifat tersebut diantaranya tahanan jenis atau resistivitas, polarisasi terimbas atau dikenal sebagai induce polarization (IP), dan potensial diri atau self potential (SP).

Pengukuran menggunakan metode geolistrik terdiri dari dua metode pengukuran yaitu metode pengukuran pemetaan atau mapping, dan pengukuran kedalaman atau sounding. Pengukuran mapping bertujuan untuk mempelajari variasi sifat kelistrikan batuan secara vertikal dan lateral. Jarak antara elektroda yang digunakan sesuai dengan konfigurasi yang ditentukan sehingga nantinya dapat dibuatkan peta kontur isoresistivitas. Pada pengukuran mapping biasanya digunakan kabel multi-channel. Pengukuran sounding bertujuan untuk mempelajari variasi sifat kelistrikan batuan secara vertikal, dimana dapat dilakukan dengan mengubah jarak elektroda sesuai konfigurasi yang ditentukan. Pada pengukuran sounding digunakan kabel manual dengan mode A dan B sebagai elektroda arus dan M, dan N sebagai elektroda potensial.

Anomali yang terukur berupa benda benda dengan tingkat resistivitas tertentu seperti keberadaan air tanah, kondisi geologi, dan objek lainnya yang bersifat resistif. Adapun alat survei yang digunakan dalam pengukuran geolistrik adalah  SUPERSTING milik PT. ARTHA-BUMI HARAPAN (ABH).

 

SURVEI GEORADAR

Metode georadar atau ground penetrating radar (GPR) merupakan metode geofisika yang mengukur konduktifitas objek dengan memanfaatkan pancaran gelombang elektromagnetik. Gelombang elektromagnetik yang dimanfaatkan berupa gelombang berfrekuensi tinggi pada kisaran 25MHz – 2.5 GHz. Pemanfaatan jenis frekuensi yang digunakan bergantung kepada tingkat prakiraan kedalaman target, dan tipe objek yang akan dideteksi (terkait sifat kelistrikan benda secara umum).

Pada pengukuran menggunakan georadar akan mengikuti lintasan survei yang telah ditentukan yang sebaiknya membentuk suatu lintasan lurus yang dapat memotong dan mengikuti objek yang akan diukur. Masing-masing pengoperasian alat georadar ini terdiri dari penggunaan man lifting atau digunakan dengan pengangkatan manual oleh manusia dan penggunaan dengan cara ditarik. Jenis-jenis georadar tersebut bergantung kepada jenis antenanya.

SURVEI SEISMICS (REFLECTION & REFRACTIONS)

SURVEI GRAVITY METERS

SURVEI MT